MSDM - ORIENTASI DAN PENEMPATAN
pict by : nurulhudablog2016
ORIENTASI DAN PENEMPATAN
II. Pengertian Orientasi dan Penempatan
- Membantu karyawan beradaptasi dengan lingkungan kerja.
- Memberikan pemahaman tentang struktur, visi, dan misi organisasi.
- Mengurangi kecemasan dan kesalahan di minggu-minggu awal kerja.
- Meningkatkan motivasi kerja dan rasa memiliki terhadap perusahaan.
- Menjelaskan hak dan kewajiban karyawan.
-
Orientasi Umum: Mengenalkan struktur organisasi, peraturan umum, fasilitas, dan lingkungan kerja.
-
Orientasi Jabatan: Menjelaskan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hubungan kerja karyawan dalam jabatan tertentu.
-
Orientasi Sosial: Mengenalkan budaya, nilai, norma, dan etika organisasi serta hubungan antarpegawai.
V. Pengertian Penempatan Karyawan
VI. Tujuan Penempatan
-
Menempatkan “the right man on the right place"
Memaksimalkan potensi karyawan
-
Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
-
Mengurangi konflik kerja dan kesalahan penugasan
VII. Prinsip-prinsip Penempatan
-
Keselarasan antara Kualifikasi dan Tugas
-
Kesesuaian antara Minat dan Pekerjaan
-
Memperhatikan Kesehatan dan Kondisi Fisik
-
Keadilan dan Tanpa Diskriminasi
-
Mengacu pada Hasil Seleksi dan Tes Psikologi
VIII. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penempatan
- Hasil Seleksi : Kemampuan akademik, keterampilan, wawancara, dan tes psikologis.
- Kebutuhan Organisasi : Kebutuhan tenaga kerja di berbagai departemen/jabatan.
- Kondisi Fisik dan Mental : Beberapa posisi membutuhkan kondisi khusus.
- Minat dan Preferensi Karyawan : Untuk menjaga motivasi dan loyalitas kerja.
IX. Perbedaan Orientasi dan Penempatan
X. Contoh Kasus
XI. Dampak Buruk Jika Orientasi dan Penempatan Gagal
A. Orientasi Buruk :
- Karyawan bingung, stres, dan tidak produktif.
- Turnover tinggi dalam waktu singkat.
- Karyawan tidak berkembang.
- Produktivitas menurun.
- Potensi konflik dan kerugian organisasi.
XII. Penutup
Orientasi dan penempatan adalah tahap krusial dalam siklus manajemen SDM. Keberhasilan dalam dua proses ini berpengaruh besar terhadap loyalitas, kinerja, dan kelangsungan karyawan dalam perusahaan.
XIII. Referensi
- Dessler, G. (2020). Human Resource Management. Pearson.
- Hasibuan, M.S.P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
- Mathis, R.L., & Jackson, J.H. (2016). Human Resource Management. Cengage Learning.




Komentar
Posting Komentar